Banjarbaru, tsagapedia.com/ – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Perdagangan (Disdag) kembali menggelar pasar murah yang menjual sejumlah kebutuhan pokok.
Terbaru, pasar murah digelar di halaman gedung Ideham Khalid perkatoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru, pada Selasa (23/12/2025) dengan menawarkan harga yang lebih murah dibanding pasaran.
Menurut Kepala Disdag Kalsel, Ahmad Bagiawan, beberapa komuditas yang dijual di antaranya telur ayam ras yang dijual Rp50ribu per/rak yang berisi sekitar 50 biji atau 2 Kg. Selain itu, ada minyak goreng yang dijual hanya Rp14 ribu perliter, dan gula pasir non kemasan yang dijual Rp16 ribu.
“Harganya pasti lebih murah dari pada di warung atau dipasar,” ujar kadis yang akrab disapa Haji Gia.
Menurutnya, pelaksanaan pasar murah ini merupakan bentuk kehadiran Pemprov Kalsel di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026 serta dalam rangka menyambut momen 5 rajab yang puncaknya akan dilaksanakan pada 28 Desember mendatang.
“Mudah-mudahan kegiatan pasar murah ini dapat menahan laju inflasi jelang akhir tahun,” sambungnya.
Diakui Haji Gia, saat ini terjadi kenaikan harga sejumlah bahan pokok seperti bawang merah dan cabai merah keriting dengan kenaikan harga bervariasi.
Terkait kelangkaan pasokan cabai merah keriting menurutnya disebabkan tanaman cabai yang rusak akibat terendam banjir. Sementara bawang merah masih dalam proses tanam di daerah penghasil, sehingga stoknya memang menipis di pasaran.
“Kita sudah melakukan upaya untuk mengatasi masalah di lapangan seperti dengan berkoordinasi dengan distributor,” pungkas nya
